Berjalan dalam waktu
Ada sebuah restoran yang berada di dekat rumahku .Aku pun selalu datang ke restoran tersebut disaat aku merasa sedih ataupun senang,bukan hanya karena makanannya yang enak atau suasananya yang nyaman, namun karena ada seseorang yang selalu kutunggu disana.namanya Leya. Dia memiliki tubuh yang ramping dan bibir kemerahan.Dia juga ramah saat menyapa para pelanggannya.
Pada saat itu hari sedang hujan dan badai,aku pun mencari tempat untuk berteduh,lalu Leya datang menghampiriku untuk mengajakku kedalam restorannya dan memberiku handuk dan secangkir teh hangat.saat itulah ,untuk pertama kalinya kita bertemu. Sudah 5 tahun berlalu pada saat kejadian tersebut.Tapi tidak ada perubahan dengan dirinya.Seakan-akan waktu disekitarnya berhenti berdetak.aku pun selalu tersenyum saat melihatnya ,membawa makanan untuk pelanggannya.Aku pun menunggu hingga semua pelanggan keluar .setelah pelanggan terakhir keluar,aku berbincang-bincang dengannya hingga larut malam.Akupun mulai jatuh hati kepadanya.
Pada saat itu hari sedang hujan dan badai,aku pun mencari tempat untuk berteduh,lalu Leya datang menghampiriku untuk mengajakku kedalam restorannya dan memberiku handuk dan secangkir teh hangat.saat itulah ,untuk pertama kalinya kita bertemu. Sudah 5 tahun berlalu pada saat kejadian tersebut.Tapi tidak ada perubahan dengan dirinya.Seakan-akan waktu disekitarnya berhenti berdetak.aku pun selalu tersenyum saat melihatnya ,membawa makanan untuk pelanggannya.Aku pun menunggu hingga semua pelanggan keluar .setelah pelanggan terakhir keluar,aku berbincang-bincang dengannya hingga larut malam.Akupun mulai jatuh hati kepadanya.
Namun walaupun aku sudah mengenal dia cukup lama tapi aku merasa belum tau apa-apa mengenai dirinya.Aku selalu mengajaknya untuk jalan-jalan ,dia selalu menolaknya tanpa alasan yang jelas.Bahkan dia menolak untuk keluar dari restoran saja.Namun suatu hari dia pun menerima akan ajakanku, tapi dia memberiku satu siarat.Aku langsung mengiyakannya tanpa ragu.Lalu dia membisikkannya di telingaku "Pada saat sudah jam 6 malam kita harus kembali ke restoran".Aku jadi berpikir apakah orang tuanya yang tidak memperbolehkannya atau dia memiliki urusan pada jam itu.
Keesokan harinya kita pun pergi ke taman bermain.Kita bermain roler coster dan berbagai permainan disana,memakan gula kapas bersama dan ngobrol santai di suatu cafe, saat terakhir di taman bermain, kita menaiki bianglala,pada saat dipuncak aku pun memberanikan untuk berkata "Aku mencintaimu".Leya terkejut akan perkataan ku dan menerima ku dengan senyumannya yang menawan.Saat itu aku sangat senang yang tak bisa kuungkapkan dengan kata-kata ,namun kesenangan itu cuma sesaat,Aku melihat jam dan waktunya hampir jam 6 malam
Keesokan harinya kita pun pergi ke taman bermain.Kita bermain roler coster dan berbagai permainan disana,memakan gula kapas bersama dan ngobrol santai di suatu cafe, saat terakhir di taman bermain, kita menaiki bianglala,pada saat dipuncak aku pun memberanikan untuk berkata "Aku mencintaimu".Leya terkejut akan perkataan ku dan menerima ku dengan senyumannya yang menawan.Saat itu aku sangat senang yang tak bisa kuungkapkan dengan kata-kata ,namun kesenangan itu cuma sesaat,Aku melihat jam dan waktunya hampir jam 6 malam
Leya memintaku agar cepat-cepat kembali ke restoran.Aku menuruti dan kita langsung pergi kembali ke restoran.Namun sayangnya kita belum sampai ke restorannya pada saat jam 6 malam .Saat hampir sampai ke restoran aku melihat Leya dan tanpa kusadari tubuhnya berubah menjadi lebih muda.Aku pun terheran dan ketakutan akan yang terjadi.Pada saat sudah sampai aku pun menanyai apa yang terjadi .Lalu Leya akhirnya mengungkapkan yang sebenarnya terjadi.Dulu Leya membuat kontrak dengan seseorang yang berjubah hitam dengan topeng yang menutupi setangah mukanya untuk memutarkan kembali waktu ,agar leya dapat menyelamatkan sahabatnya yang meninggal karena kecerobohan dia.Namun Leya tidak menyadari bahwa konsekuensinya adalah kebebasan dan waktunya untuk hidup.Dia hanya dapat hidup normal di bangunan tersebut namun jika keluar maka tubuhnya akan berubah menjadi muda hingga hilang dari dunia.Karena hal tersebut Aku pun menyesal dan sedih karena tidak dapat memenuhi syaratnya.Namun Leya mengusap air mata ku dan mengatakan "saat bersamamu adalah saat yang paling membahagiakan dalam hidupku".Karena perkataannya itu aku berusaha untuk tersenyum dan mengucapkan selamat tinggal untuk terakhir kalinya.






Judul : Bejalan Dalam Waktu
BalasHapusPengarang : Juan Susanto
Kelebihan :
1. Ide ceritanya menarik karena sekarang ini sangat jarang cerita yang memiliki ide seperti itu.
2. Bahasa yang digunakan mudah dimengerti pembaca.
Kekurangan :
1. Tanda bacanya perlu diperhatikan lagi karena banyak kesalahan dalam penulisan tanda baca.
2. Sebenarnya ide ceritanya sudah menarik, tetapi alurnya dibuat oleh penulis agak rumit jadi pembaca merasa bingung ketika pembacanya.
Penutup :
Untuk cerpen "Berjalan Dalam Waktu" ini sudah menarik namun perlu diperhatikan lagi dalam penggunaan tanda baca dan dibuat sesederhana mungkin alurnya agar pembaca mudah mengerti ceritanya. Sejauh ini bahasa yang digunakan juga sudah bisa dimengerti daan terus ditingkatkan lagi ya. Setelah membaca cerpen ini saya merekomendasikan kepada orang-orang yang suka dengan ide cerita yang tidak biasa maka aku merekomendasikan untuk membacanya.