KUNCI DUNIA REINS
Kehidupanku sangat membosankan,hari demi hari.Cuma mengikuti alur dunia tanpa ada perubahan yang berarti."Rasanya, aku ingin keluar dari kehidupan yang membosankan ini" Itu yang selalu saya pikirkan setiap hari.Namun hari - hari tersebut berubah semenjak laki-laki tersebut datang menghampiriku,dengan matanya yang biru bagaikan lautan yang luas dan tenang.Pada hari itu aku sedang duduk di sebuah taman yang sunyi,sambil melihat kotak mainan raksasa yang terus bergerak.Saat itu, dia datang menghampiriku dengan mengatakan sesuatu yang tak dapat ku mengerti."Kunci pembawa kehancuran "dan "Reins" itu saja kata-katanya yang dapat ku dengar.Setelah dia selesai berbicara anginpun berhembus dengan kencang dan dengan refleksnya aku pun langsung menutup mataku,setelah aku membuka mata, laki-laki itu langsung hilang dari pandangan.
Kesokan harinya,aku pun pergi ke sekolah seperti biasanya,tidak ada sesuatu istimewa yang terjadi semenjak itu.Namun kata-kata dari laki-laki tersebut masih terus terngiang di kepalaku.Bel pun berbunyi,yang menandakan semua murid harus masuk ke kelasnya masing-masing,aku pun bergegas menuju ke kelas ku.Beberapa saat kemudian guru pun datang masuk ke kelas namun terdapat gadis yang tidak ku kenal disampingnya .Guru pun mempersilahkan dia untuk memperkenalkan dirinya, dia pun mulai memperkenalkan diri dengan suaranya yang kecil dan terkesan misterius.Gadis tersebut bernama Alice.Setelah aku memperhatikan gadis tersebut, aku terkejut akan wajahnya .Gadis tersebut memiliki mata yang sama dengan laki-laki yang kutemui kemarin,karena hal itu muncullah pertanyaan-pertanyaan yang sangat ingin aku utarakan kepada dia.Setelah perkenalan dirinya selesai, guru pun mempersilahkan untuk duduk,karena cuma disamping tempat dudukku yang kosong dia pun duduk disamping ku.Sebenarnya aku ingin bertanya banyak hal kepada dia ,namun dia terlihat sedang tidak ingin diajak bicara, karena itu aku mengurungkan niatku untuk menanyakan yang ingin aku utarakan.
Malam pun tiba,pada saat itu aku bersama temanku yang bernama Richard sedang pergi jalan-jalan untuk mencari makanan di sekitar rumah.Namun malam itu terasa lebih gelap dari biasanya,setelah kami berjalan melewati taman ,aku melihat sesosok mahluk, aku pun menghentikan Richard untuk melihatnya. Mahluk itu memiliki badan besar ,tangan yang panjang, sayap layaknya burung bangkai,dan 2 giginya yang tajam, menjulang keatas.Karena terlalu gelap kami pun mendekat dengan perlahan untuk melihat lebih jelas .Ternyata apa yang sedang aku lihat.ternyata mahluk mengerikan yang sedang memakan daging binatang liar ,aku pun ketakutan karena rupanya yang sangat menyeramkan.Karena saking ketakutannya aku tidak sengaja menginjak ranting dan mahluk itu pun menoleh melihat kita berdua.Karena terkejut, kita langsung melarikan diri secara terpisah,namun mahluk itu mengejar ku.Aku tidak tau mengapa mahluk itu mengejar ku,padahal aku lebih cepat menjauh dari monster itu daripada temanku.
Aku terus berlari hingga menemui jalan buntu,saya pikir hidup ku akan selesai saat itu juga, namun ada seseorang yang menolong mengusir mahluk itu. Dia mengeluarkan cahaya aneh dari tubuhnya untuk mengusir mahluk tersebut,mahluk itu merintih dan langsung menjauhi kita berdua.Setelah itu dia mulai menghampiri ku dan membantuku berdiri, awalnya aku tidak menyadarinya, tapi pada saat aku melihatnya dari dekat, dia merupakan murid yang baru saja pindah ke kelas ku Alice.Karena kejadian ini pertanyaan-pertanyaan terhadapnya semakin banyak yang melintas dikepala ku.Dia pun juga mengenaliku karena kita duduk bersebrangan , setelah itu dia menanyakan nama ku ,secara spontan aku menyebutkan nama ku "Nama ku,Alex"Dia pun tersenyum kepadaku dan menyuruhku untuk bertemu lagi ditempat yang sama pada saat pulang sekolah,mungkin agar tidak ada yang mengetahui kejadian ini.Keesokan harinya aku langsung pergi ke tempat yang sama pada saat kejadian kemarin malam. Alice pun datang dan memberikan sesuatu yang berbentuk kubus indah layaknya permata.Dia menyuruhku untuk membayangkan bahwa terdapat aliran yang berada disekitar dan memusatkannya kepada kubus tersebut .Setelah aku mencobanya ,kubus itu bercahaya dengan sangat terang.Sebenarnya aku tidak tau apa yang terjadi pada saat itu,sesaat aku melihat Alice yang begitu terkejut, pada saat melihat kubus itu.Setelah itu dia pun menjelaskan apa yang terjadi pada saat itu.
Bagian pertama selesai sampai sini dulu ya hehe.Jika ada yang membaca ceritanya sampai habis saya menyatakan SELAMAT karena sudah membaca ini tanpa merasa bosan.Kalo menurut kalian para pembaca menyukai ceritanya saya akan membuat kelanjutan dari cerita tersebut.Dan jika memang masih belum bagus tolong berikan saya saran pada cerita yang diatas pada kolom komen dibawah.






0 komentar:
Posting Komentar